BANDARLAMPUNG- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyambut rangkaian peringatan HUT ke-54 Realestat Indonesia (REI) pada 5–7 Mei 2026. Kegiatan nasional itu berawal dengan ramah tamah dan silaturahmi di Mahan Agung, Selasa (5/5/2026).
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi kepercayaan REI menjadikan Lampung tuan rumah. Ia menegaskan REI bukan sekadar organisasi pengusaha, tapi mitra strategis pemerintah dalam transformasi ekonomi daerah.
“Selama 54 tahun, kontribusi REI sangat besar membantu pemerintah mengembangkan Nusantara. REI kedepan bagi saya di Lampung ialah mitra kami dalam mentransformasi ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, sektor properti punya dampak luas terhadap ekonomi, mulai menciptakan lapangan kerja hingga pemerataan pembangunan. Setiap pembangunan satu rumah mampu membuka tiga hingga empat peluang kerja baru.
Gubernur Mirza mengatakan, program perumahan, termasuk rumah subsidi, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
“Bagi kami, REI menjadi alat negara untuk mengimplementasikan asta cita yang ada di negara ini,” tegas Mirza.
Ia memaparkan Lampung tengah alami transformasi ekonomi. Angka kemiskinan turun 1% atau setara 100 ribu keluarga dalam setahun terakhir. Daya beli naik, penjualan motor tumbuh 20-28%, minat kuliah naik 25%.
Fokus Hilirisasi
Ke depan, Lampung fokus hilirisasi industri, pariwisata, dan pendidikan. Presiden Prabowo telah menetapkan Lampung jadi pusat hilirisasi komoditas di Sumatera.
Ia membuka peluang bagi pelaku usaha properti berinvestasi di Lampung. “Ini akan mendorong tumbuh kawasan industri, pariwisata, dan kebutuhan properti. Kami juga akan memberikan berbagai insentif menarik investasi,” kata Gubernur.
Lampung punya keunggulan sebagai pintu gerbang ekspor Sumatra dengan pelabuhan kapal besar, cocok kembangkan kawasan ekonomi baru.
Mirza mengajak insan properti terus berkontribusi. “Teruslah membangun dengan hati, karena saya yakin setiap rumah yang Bapak/Ibu bangun ialah tempat tumbuh harapan dan bahagia warga,” pungkasnya.
Ketua Umum DPP REI Joko Suranto menyebut HUT di Lampung berdampak ekonomi langsung ke daerah. Perkiraan perputaran uang selama acara capai puluhan miliar rupiah dari belanja ratusan peserta.
Ia menekankan, kolaborasi penting atasi backlog perumahan. “Setiap investasi di perumahan berefek berganda besar. Sinergi pemerintah dan REI jadi kunci sediakan hunian layak,” ujarnya.
Momentum HUT ke-54 ini akan perkuat REI sebagai penggerak industri properti nasional dan mitra pembangunan inklusif.



